Wandablog
Minggu, 18 Mei 2014
Perbedaan dan persamaan CMYK dan RGB
Dalam dunia desain ada 2 macam unsur warna yaitu CMYK dan RGB. Apa persamaan dan perbedaan antara kedua type warna tersebut dan apa hubungannya dalam desain grafis. Mari kita telusuri lebih jauh detil dan keunggulan serta kekurangan keduanya agar kita lebih paham mana yang harus kita gunakan waktu mendesain :)Warna CMYK = Warna Proses / Empat Warna
CMYK adalah singkatan dari Cyan-Magenta-Yellow-blacK dan biasanya juga sering disebut sebagai warna proses atau empat warna. CMYK adalah sebuah model warna berbasis pengurangan sebagian gelombang cahaya (substractive color model) dan yang umum dipergunakan dalam pencetakan berwarna. Jadi untuk mereproduksi gambar sehingga dapat dicapai hasil yang (relative) sempurna dibutuhkan sedikitnya 4 Tinta yaitu: Cyan, Magenta, Yellow dan Black. Keempat tinta tersebut disebut Tinta / Warna Proses. Tinta Proses adalah tinta yang dipergunakan untuk mereproduksi warna dengan proses teknik cetak tertentu, seperti offset lithography, rotogravure, letterpress atau sablon. Berbeda dengan Tinta yang hanya digunakan satu lapisan (single layer), karena tinta yang digunakan dapat ditumpuk-tumpuk, maka sifat tinta proses harus memenuhi standard tertentu, seperti spesifikasi warna (dalam model warna CIELab) dan nilai Opacity/Transparency.
Kesalahan warna dalam penumpukan 2 macam tinta tersebut disebut: Ink Trapping Error (berbeda dengan Layout Trapping Error). (ISO 2846-1 hingga ISO 2846-5 adalah standar yang ditetapkan oleh badan standarisasi international terhadap warna dan nilai transparency dari tinta proses 4 warna CMYK masing-masing untuk proses pencetakan: Sheet-fed and heat-set web offset lithographic printing, Coldset offset lithographic printing, Publication gravure printing, Screen printing dan Flexographic printing.)
Teknik separasi saat ini sudah berkembang; Penggunaan 4 tinta proses masih dominan, tapi metode menambah warna tinta cetak berkembang pesat. Teknologi HiFi Color dikembangkan beberapa pihak antara lain Pantone mengembangkan Proses Hexachrome dan Opaltone. Pada teknik Digital Inkjet Printing, perkembangan Warna Proses sedemikian pesatnya, hal ini didorong lantaran karena masalah teknis (kecilnya nozzle dalam printing head), maupun persaingan untuk menghadirkan reproduksi warna yang sempurna (sesuai dengan target pasar yang dituju), ada tinta-tinta seperti: Light Magenta, Light Cyan, Grey, Matt Black, Orange dan Green dll. Jadi Empat Warna adalah spesifik untuk penyebutan proses pewarnaan dengan menggunakan CMYK.
Warna RGB
RGB adalah singkatan dari Red - Blue - Green adalah model warna pencahayaan (additive color mode) dipakai untuk "input devices" seperti scanner maupun "output devices" seperti display monitor, warna-warna primernya (Red, Blue, Green) tergantung pada teknologi alat yang dipakai seperti CCD atau PMT pada scanner atau digital camera, CRT atau LCD pada display monitor.
Apabila (Red - Blue - Green) ketiga warna tersebut dikombinasikan maka terciptalah warna putih inilah mengapa RGB disebut ‘additive color’ atau bahasa kerennya ‘warna pencahayaan’. Warna RGB merupakan prinsip warna yang digunakan oleh media elektronik seperti televisi, monitor komputer, dan juga scanner. Oleh karena itu, warna yang ditampilkan RGB selalu terang dan menyenangkan, karena memang di setting untuk display monitor, bukan untuk cetak, sehingga lebih leluasa dalam bermain warna. Tapi bukan berarti RGB bebas masalah karena tampilan warna RGB akan selalu terikat dengan kapasitas/kemampuan grafis computer yang menyandangnya. Jadi apabila komputer yang kita pakai mempunyai graphic card yang bagus serta monitor LCD, maka tampilan warna RGBnya akan jauh lebih bagus dibanding monitor tabung dengan graphic card yang biasa-biasa saja.
Berikut Persamaan dan Perbedaan RGB dan CMYK
+ Persamaan
RGB dan CMYK itu sama-sama warna primer.
+ Perbedaan
| RGB | CMYK |
| · Red Green Blue (merah, hijau, biru) · RGB merupakan warna-warna primer yang digunakan pada monitor · Jadi RGB lebih digunakan untuk desain yang nantinya ditampilkan ke media layar monitor · Jika warna RGB di campur semua, akan menghasilkan warna putih |
· Cyan Magenta Yellow Black (orang awam bilang
biru, merah, kuning dan hitam ) · CMYK merupakan warna-warna primer yang paling banyak digunakan pada printer · CMYK lebih digunakan untuk desain yang nantinya ditampilkan ke media cetak · Jika warna CMY di campur semua, akan menghasilkan warna hitam |
Kesimpulan :
+ Untuk hasil terbaik pencetakan :
- Gunakan warna CMYK
- Kenali semua karakteristik perangkat anda (scanner, printer, monitor dll) dengan baik.
+ Untuk desain web dan desain grafis (output monitor)
- Gunakan warna RGB
- Biasakan mengerjakan dalam ruang cahaya yang terkontrol. mengerjakan disain pada siang dan malam hari juga menghasilkan perbedaan warna yang berbeda (terutama untuk RGB)
Dengan warna RGB maka tampilan warna akan lebih kaya dan menarik. Namun apabila berhubungan dengan dunia percetakan / menggunakan mesin cetak maka gunakanlah warna CMYK karena mesin cetak menggunakan medium film yang sangat terbatas dalam mencerna warna. Namun juga memiliki keunggulan karena mesin cetak berhubungan dengan mass production (produksi dalam jumlah yang besar) jadi lebih efisien dan hemat uang & waktu.
Oleh karena itu pasti ada penurunan kualitas / grade apabila warna RGB dipaksakan masuk film / Percetakan (perubahan warnanya bisa besar). Tapi kalau seandainya sudah buat FA (Final Artwork) untuk cetak tapi dalam color mode RGB maka bisa konversi saja dulu ke CMYK, tapi jangan kaget dengan perubahan warnanya. Jadi berhati-hatilah dengan color mode yang digunakan dalam sebuah desain. Tentukan dulu apakah untuk cetak atau untuk display dan Check dengan hati-hati final artworknya agar tidak terjadi kesalahan.
Langkah-Langkah membuka program CorelDRAW X3
1. Pada Start Menu, Klik Start-Program (All Program) dan pilih corelDRAW Graphics Suite X3.2. Double klik pada icon CorelDRAW X3.
3. Tunggu beberapa saat sampai muncul logo CorelDRAW X3 seperti di bawah ini:
4. Kemudian akan mucul kotak dialog Welcome to CorelDRAW X3, dan klik New untuk membuka lembar kerja baru :
5. Kemudian jika anda ingin membuat desain dengan CorelDRAW X3, berikut adalah ruang kerja CorelDRAW X3 :
Fungsi-fungsi Toolbox pada CorelDRAW

Toolbox pada CorelDRAW bisa diartikan sebagai kotak perkakas yang berisi tool-tool yang berfungsi untuk membuat dan memodifikasi objek. Beberapa tool secara default terlihat pada Toolbox, tapi beberapa tool tidak terlihat. Untuk memunculkan tool yang tersembunyi kita harus klik pada panah kecil yang ada dipojok kanan bawah tool yang terlihat, dengan klik panah kecil tersebut akan terbuka atau muncul flyout yang berisi tool-tool yang tersembunyi. Flyout yang terbuka akan menampilkan sekumpulan tool CorelDraw yang berkaitan dengan toolbox yang dibuka, panah kecil pada bagian pojok kanan bawah toolbox menandakan adanya flyout pada tombol tersebut.
Dibawah ini adalah Toolbox pada CorelDRAW X6 (apabila sampeyan adalah pengguna CorelDRAW versi dibawahnya mungkin ada Tool yang belum ada);
Adapun fungsi dan cara menggunakan dari tool yang ada di Toolbox sebagai berikut;
Adapun fungsi dan cara menggunakan dari tool yang ada di Toolbox sebagai berikut;
Pick tool; untuk memilih atau menyeleksi dan mengatur ukuran, memiringkan, dan memutar objek.
Lihat Selengkapnya...
Lihat Selengkapnya...
Freehand Pick tool; untuk menyeleksi objek dengan bebas. Lihat Selengkapnya...
Shape tool; untuk mengedit bentuk objek kurva. Lihat Selengkapnya...
Smudge Brush tool; untuk mengubah objek vektor dengan cara men-drag sepanjang garis luar.
Lihat Selengkapnya...
Lihat Selengkapnya...
Roughen Brush tool; untuk mengubah garis luar dari objek vektor dengan cara men-drag sepanjang garis luar. Lihat Selengkapnya...
Free Transform tool; untuk mengubah suatu objek dengan menggunakan Free rotation, angle rotation, Scale, dan Skew tool. Lihat Selengkapnya...
Smear tool, Twirl tool, Attact tool, Repel tool. Lihat Selengkapnya...
Croop tool; untuk menghilangkan area yang tidak dikehendaki.
Knife tool; untuk memotong objek.
Eraser tool; untuk menghilangkan daerah yang tidak diinginkan pada gambar.
Virtual Segment Delete tool; untuk menghapus bagian dari objek-objek diantara persimpangan.
Lihat Selengkapnya...
Lihat Selengkapnya...
Zoom tool; untuk merubah besaran level dalam tampilan/jendela kerja. Lihat Selengkapnya...
Pan tool; untuk mengontrol bagian gambar mana yang akan di gambar ulang dalam tampilan/jendela kerja. Lihat Selengkapnya...
Freehand tool; untuk menggambar garis tunggal dan kurva. Lihat Selengkapnya...
2-Point Line tool; untuk menggambar garis tunggal tanpa kurva. Lihat Selengkapnya...
Bèzier tool; untuk menggambar kurva satu bagian pada waktu yang sama. Lihat Selengkapnya...
Bèzier tool; untuk menggambar kurva satu bagian pada waktu yang sama. Lihat Selengkapnya...
Artistic Media tool; menyediakan akses pada Brush, Sprayer, Calligraphic, dan Pressure tool.
Lihat Selengkapnya...
Lihat Selengkapnya...
Pen tool; untuk menggambar kurva satu segmen pada satu waktu. Lihat Selengkapnya...
Polyline tool; untuk menggambar garis-garis dan kurva. Lihat Selengkapnya...
3 Point Curve tool; untuk menggambar suatu kurva dengan menentukan titik awal, akhir, dan titik tengah. Lihat Selengkapnya...
Smart Fill tool; untuk mewarnai objek-objek yang terlampir, tool
ini dapat mewarnai isi dan garis dari objek tersebut dan objek yang
telah terisi dapat dipisahkan dengan gambar dasarnya. Lihat Selengkapnya...
Smart Drawing tool; mengubah coretan-coretan tangan menjadi garis yang halus dan sempurna.
Lihat Selengkapnya...
Lihat Selengkapnya...
Rectangle tool; untuk menggambar bujur sangkar dan kotak. Lihat Selengkapnya...
3 point Rectangle tool; untuk menggambar bujur sangkar pada suatu sudut tertentu. Lihat Selengkapnya...
Ellipse tool; untuk menggambar bentuk lonjong atau lingkaran. Lihat Selengkapnya...
3 point Ellipse tool; untuk menggambar bentuk lonjong atau lingkaran pada suatu sudut tertentu.
Lihat Selengkapnya...
Lihat Selengkapnya...
Polygon tool; untuk menggambar poligon atau bintang secara simetris. Lihat Selengkapnya...
Star tool; untuk menggambar bentuk bintang yang sempurna. Lihat Selengkapnya...
Complex Star tool; untuk mengggambar bentuk bintang yang komplek atau bintang yang mempunyai banyak sisi. Lihat Selengkapnya...
Graph Paper tool; digunakan untuk menggambar sekat yang terdiri dari garis-garis serupa.
Lihat Selengkapnya...
Lihat Selengkapnya...
Spiral tool; digunakan untuk menggambar spiral. Lihat Selengkapnya...
Basic Shape tool; untuk memilih bermacam-macam bentuk, termasuk bentuk smile, halilintar, bentuk hati, dan lain-lain.
Arrow Shape tool; untuk menggambar beraneka ragam jenis bentuk panah, dan arah panah.
Flowchart Shapes tool; untuk menggambar symbol flowchart.
Banner Shapes tool; untuk menggambar bentuk yang menyerupai pita atau efek ledakan.
Callout Shapes tool; untuk membuat label dan callout.
Lihat Selengkapnya...
Lihat Selengkapnya...
Text tool; untuk menuliskan kata secara langsung pada layar sebagai paragrap atau artistik teks.
Lihat Selengkapnya...
Lihat Selengkapnya...
Table tool; untuk membuat dan meng-edit tabel. Lihat Selengkapnya...
Dimension tool terdiri dari :
Parallel Dimension; untuk membuat garis ukuran dimensi miring.
Horizontal or Vertical Dimension; untuk membuat garis ukuran dimensi horizontal dan vertikal.
Angular Dimension; untuk membuat garis ukuran segitiga atau sudut.
Segment Dimension; untuk menampilkan dimensi antara titik terakhir pada satu atau beberapa bagian.
3-Point Callout; untuk membuat garis petunjuk, yang terdiri dari tiga titik yang membentuk garis untuk petunjuk atau keterangan.
Lihat Selengkapnya...
Parallel Dimension; untuk membuat garis ukuran dimensi miring.
Horizontal or Vertical Dimension; untuk membuat garis ukuran dimensi horizontal dan vertikal.
Angular Dimension; untuk membuat garis ukuran segitiga atau sudut.
Segment Dimension; untuk menampilkan dimensi antara titik terakhir pada satu atau beberapa bagian.
3-Point Callout; untuk membuat garis petunjuk, yang terdiri dari tiga titik yang membentuk garis untuk petunjuk atau keterangan.
Lihat Selengkapnya...
Interactve Connector tool terdiri dari;
Straight-Line Connector; untuk membuat konektor lurus
Straight-Line Connector; untuk membuat konektor lurus
Right-Angle Connector; untuk membuat konektor siku-siku dengan sudut tajam
Right-Angle Round Connector; untuk membuat konektor siku-siku dengan sudut tumpul
Edit Anchor; untuk memodifikasi garis konektor.
Lihat Selengkapnya...
Right-Angle Round Connector; untuk membuat konektor siku-siku dengan sudut tumpul
Edit Anchor; untuk memodifikasi garis konektor.
Lihat Selengkapnya...
Interactive Blend tool; untuk mencampur dua objek Lihat Selengkapnya...
Interactive Contour tool; untuk membuat suatu bentuk garis luar pada suatu objek menggunakan bentuk dasarnya. Lihat Selengkapnya...
Interactive Distortion tool; untuk melakukan penyimpangan pada
suatu objek, tool ini mempunyai 3 bentuk penyimpangan dasar yaitu: Push
and Pull Distortion, Zipper Distortion, atau Twister Distortion.
Lihat Selengkapnya...
Lihat Selengkapnya...
Interactive Drop Shadow tool; untuk memberikan bayangan pada suatu objek. Lihat Selengkapnya...
Interactive Envelope; untuk menyimpangkan suatu objek dengan cara men-drag node.
Lihat Selengkapnya...
Lihat Selengkapnya...
Interactive Extrude; untuk membuat suatu ilusi kedalaman pada objek. Lihat Selengkapnya...
Interactive Transparency tool; untuk membuat objek menjadi transparan. Lihat Selengkapnya...
Color Eyedropper tool; untuk memilih dan menyalin fill (warna) dari suatu objek pada jendela gambar, yang disertai tampilan code HTML warna. Lihat Selengkapnya...
Attributes Eyedropper tool; untuk memilih dan menyalin properti
pada objek, seperti halnya fill, ketebalan garis, ukuran, dan efek, dari
suatu objek pada jendela gambar. Lihat Selengkapnya...
Paintbucket tool; tool ini muncul setelah Color Eyedropper tool atau Attributes Eyedropper tool di fungsikan.
Outline tool; Ketika kita memilih tool ini flyout akan muncul dan
memberikan akses cepat ke beberapa fasilitas, seperti kotak dialog
Outline Pen dan Outline Color. Lihat Selengkapnya...
Fill tool; seperti halnya Outline tool ketika kita memilih Fill
tool ini flyout akan muncul dan memberikan akses cepat ke beberapa
fasilitas, seperti ke kotak dialog Fill (Uniform Fill, Fontain Fill,
dsb).
Lihat Selengkapnya...
Lihat Selengkapnya...
Interactive Fill tool; untuk memberi warna dengan beberapa variasi gradasi fill. Lihat Selengkapnya...
Interactive Mesh tool; untuk memberi warna gradasi fill menggunakan garis (grid) yang terdiri dari beberapa node. Lihat Selengkapnya...
Langganan:
Postingan (Atom)



















